CATATAN-MERAH.COM, BANGKA TENGAH — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung, Sila H Pulungan bersama Gubernur Babel Hidayat Arsani, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, Kajari Bangka Tengah dan Abvianto Syaifulloh melakukan panen raya padi di areal persawahan Desa Namang, Bangka Tengah, Rabu petang (18/2/2026).
Panen raya padi perdana di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2026 merupakan wujud sari program “Jaksa Mendiri Pangan”. Desa Namang sebelumnya ditetapkan sebagai desa binaan Adhyaksa dari Kejati Babel dan Kejari Bangka Tengah.


Meski di tengah guyuran hujan, tak menyurutkan pelaksanaan panen raya yang dilakukan secara simbolis oleh Kajati, Gubernur, Bupati, Kajari dan diikuti jajaran kejaksaan dan unsur Forkopimda lainnya.
Usai panen padi, rombongan kemudian secara simbolis melepaskan bibit ikan bantuan di kolam masih di areal persawahan.
Panen raya padi dengan luas areal sekitar 100 hektar tersebut diharapkan semakin meninfgkatkan ketahanan pangan utamanya di Kabupaten Bangka Tengah.
Langkah Kejati Babel dan Kejari Bangka Tengah menuai pujian dari Gubernur Hidayar Arsani.
Ia menilai program petani binaan Adhyaksa khususnya di Desa Namang yang dimulai beberapa waktu lalu cukup berhasil karena hasil panen dari masyarakat mengalami peningkatan.

“Hari ini kita buktikan bahwa petani Adhyaksa sudah berhasil panen perdana seluas 100 hektar kurang lebih. Dan hari ini hasilnya sangat memuaskan,” ujarnya.
Hidayay berharap agar program serupa bakal diteruskan ke sejumlah wilayah lain di Babel untuk membantu para petani.
“Mudah-mudahan kedepannya kita kembangkan lagi ya. Selamat buat petani, tahun ini betul-betul hasil puncaknya ya. Semoga nanti kedepannya di daerah lain,” kata Hidayat.
“Panen ini menjadi panen perdana di Babel di bawah Kepala Kejati Babel, Pak Sila,” sambungnya.
Hidayat berkomitmen mendukung upaya memperkuat ketahanan pangan, tidak hanya padi namun juga pengembangan lainya.
“Itu contohnya, tidak hanya padi, tapi juga ada budidaya ikan, ada madu pelawan, ada sayur mayur dan lainya,” ujarnya.
Sementara Algafry Rahman menyebutkan jika program ini memberikan inspirasi bagi pemuda Bangka Tengah.
“Program yang di canangkan oleh Pak Kajari Bangka Tengah dan Kajati Babel, ini betul-betul memberikan inspirasi. Selama apa yang sudah di canangkan memberikan hasil yang luar biasa. Kami harapkan kegiatan ini dapat terus di dampingi teman-teman Kejari Bangka Tengah. Kolaborasi yang luar biasa agar terbangun sinergi ketahanan pangan mendukung Astacita Presiden,” ujar Algafry


Program Jaksa Agung
Pada kesempatan sama, Kejati Bangka Tengah Abvianto Syaifulloh menerangkan, “Jaksa Mandiri Pangan” merupakan program Jaksa Agung yang dibina oleh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.
“Program Jaksa Mandiri Pangan itu adalah program Korps Adhyaksa yang mendukung Asta Cita Presiden Prabowo. Jadi di sini Jaksa Mandiri Pangan mendampingi para petani khususnya di Desa Namang, mengenai tata kelola keuangan desa maupun tata kelola pertanian khususnya padi dan lain-lain,” sebutnya.
Ia menerangkan, pada pelaksanaanya kolaborasi pendampingan dalam program ini secara nyata membantu petani dalam meningkatkan hasil pertanian mereka.
“Jadi memang sudah ada hasil riil seperti di Desa Namang, baik itu beras hitam, beras merah, terus ada madu hitam, beras merah, terus juga ada teh yang pohon pelawan,” tutur Abvianto.
Wisata Sawah
Areal persawahan Namang, belakangan menjadi buah bibir. Lantaran kini bukan hanya sekadar sawah. Namun disulap menjadi lokasi wisata sawah. Di areal tersebut, berdiri kedai kedai makanan dan minuman yang dikelola UMKM.
Tak hanya itu, pengunjung kerap disuguhkan nerbagai pagelaran seni dan penampilan grup dambus setempat.
Sembari menikmati pemandangan persawahan di pagi hari hingga malam, menikmati alunan dambus, pengunjung juga bisa menikmati jajanan aneka kuliner. Fasilitas penunjang juga lengkap. Mulai dari WC umum, hingga musala. (*/Redaksi/Jendela grup)












