CATATAN-MERAH.COM, PANGKALPINANG — 3 sosok perempuan berstatus ibu-ibu rumah tangga dinilai sering membuat gaduh di jagat maya medsos maupun dunia nyata. Satu diantaranya, bernama Weny dengan nama akun Ibu Suri Wakanda, beserta rekan sejawatnya Ama bangka dan Velda dinilai kembali membuat rusuh. Kamis, (16/04/2026).
Sebelumnya ke tiga ibu-ibu tersebut pernah melakukan keributan hingga membuat kegaduhan di rumah Sinas Kasat Pol-PP Kota Pangkalpinang hingga berlanjut ke Polresta Pangkalpinang.
Kini, tiga perempuan itu kembali membuat kerusuhan di Kacang Pedang Kota Pangkalpinang tepatnya di belakang Universitas Pertiba Provinsi Kep. Bangka Belitung.
Dengan mengendarai sepeda motor berboncengan tiga, ke tiga ibu-ibu sengaja mendatangi lapak UMKM milik istri Efran eks Kasat Pol-PP. Mereka melakukan Provokasi memancing emosi istri mantan Kasat Pol-PP bernama Dini alias Makwo.
Kejadian berulang ini sontak pemuda Kota Pangkalpinang Andre Pascal Posshumah atau dikenal Andre Politik, geram. Andre menilai prilaku ketiga perempuan tersebut sudah masuk dalam ketidakwajaran kerena kejadian sedah masuk dalam mengusik ketentraman orang lain.
Atas dasar tersebut, Andre meminta Kapolresta Pangkalpinang segera menangkap ketiga ibu-ibu yang di anggap sebagai tukang pembuat onar. Yakni,
Ibu Suri wakanda, Ama Bangka dan Velda.
“Kejadian serupa bukan hanya sekali. Sudah berulang kali, selain menjadi provokatif, ibu suri wakanda dan kawan kawannya sudah mengganggu dan mengusik ketentraman orang lain baik Individu maupun khalayak ramai”, ujar Andre.
Andre menegaskan,, apabila hal ini tidak ada tanggapan, dirinya akan melakukan penggalangan massa untuk melakukan aksi demo damai didepan kantor Kaporesta Pangkalpinang guna mendesak APH untuk memproses ketiga wanita tersebut secara hukum.
“Rencananya, saya dan kawan-kawan akan menggalang massa untuk aksi damai demo di depan kapolresta agar APH bertindak serius untuk memproses ketiga wanita tersebut, karena hal ini sudah tidak wajar”, tegas Andre kepada media.
Tidak sampai disitu, Andre berencana akan membuat laporan resmi terhadap ketiga perempuan tersebut atas dasar telah menganggu Ketertipan umum serta mengusik orang lain.
“Bukan hanya melakukan aksi damai mendesah APH, saya berenca akan membuat laporan resmi dengan tuduhan sering mengusik kenyamanan orang lain”, tutup Andre. (Jendela Group)












